<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Polwil Cirebon</title>
	<atom:link href="http://polwilcirebon.lodaya.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://polwilcirebon.lodaya.web.id</link>
	<description>Slogan Polwil Cirebon</description>
	<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 14:32:23 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pesisir Patrol Jadi Gerbang Masuk Narkoba</title>
		<link>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/pesisir-patrol-jadi-gerbang-masuk-narkoba/</link>
		<comments>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/pesisir-patrol-jadi-gerbang-masuk-narkoba/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 14:23:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincirebon</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://polwilcirebon.lodaya.web.id/?p=2216</guid>
		<description><![CDATA[INDRAMAYU – Jajaran Satuan Narkoba Polres Indramayu menangkap enam pengedar ganja,yang semuanya warga Kabupaten Indramayu. Polisi juga menyita barang bukti 1 kg ganja kering.
Para tersangka ditangkap dalam sebuah operasi khusus di Blok Warakas,Desa Patrol, Kecamatan Patrol,kemarin. Keenam tersangka yakni Nurita, 25, warga Desa Mekarsari, Kecamatan Patrol; Sudiryo, 26; dan Eka Priyatna,26,warga Desa Cikedung Lor,Kecamatan Cikedung; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>INDRAMAYU</strong> – Jajaran Satuan Narkoba Polres Indramayu menangkap enam pengedar ganja,yang semuanya warga Kabupaten Indramayu. Polisi juga menyita barang bukti 1 kg ganja kering.<br />
Para tersangka ditangkap dalam sebuah operasi khusus di Blok Warakas,Desa Patrol, Kecamatan Patrol,kemarin. Keenam tersangka yakni Nurita, 25, warga Desa Mekarsari, Kecamatan Patrol; Sudiryo, 26; dan Eka Priyatna,26,warga Desa Cikedung Lor,Kecamatan Cikedung; Ujang Supardi, 48,warga Desa Sidamulya, Kecamatan Bongas; Maulana Ibrahim,23; serta Salim Hijri, 22, warga Desa Pranggong, Kecamatan Arahan.<span id="more-2216"></span></p>
<p>Terbongkarnya sindikat pengedar ganja itu bermula dari informasi warga yang menyatakan maraknya peredaran ganja di kalangan nelayan dan masyarakat pesisir pantai. Sekitar dua minggu, sejumlah anggota Satuan Narkoba Polres Indramayu melakukan penyelidikan. Alhasil, polisi mensinyalir pesisir Pantai Patrol menjadi gerbang masuknya narkoba dari berbagai daerah,terutama Jakarta.</p>
<p>Setelah penyelidikan, polisi memperoleh nama-nama tersangka pemasok ganja. Polisi yang menyamar pun bertransaksi dengan salah seorang tersangka. Polisi berpura-pura memesan ganja dalam jumlah besar. Karena tergiur tawaran pembeli, tersangka menyetujui transaksi tersebut.Tersangka menghendaki transaksi ganja dilakukan di daerah pesisir.</p>
<p>Setelah negosiasi,akhirnya lokasi yang dipilih adalah pesisir Pantai Patrol. Saat itulah petugas lain yang bersembunyi langsung menyergap tersangka. Dari pengembangan, kemudian enam tersangka lain ditangkap.Dari pengakuan para tersangka,pasokan ganja diperoleh dari Jakarta yakni Kar,Ar, dan Ted.”Pengedar ganja ini kerap beroperasi di sejumlah wilayah di Indramayu untuk konsumsiparanelayan,” ujarKapolres Indramayu AKBP Nasri Wiharto. (tomi indra) (sumber:seputarindonesia)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/pesisir-patrol-jadi-gerbang-masuk-narkoba/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>6 Pengedar Ganja Diamankan</title>
		<link>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/6-pengedar-ganja-diamankan/</link>
		<comments>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/6-pengedar-ganja-diamankan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 14:26:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincirebon</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://polwilcirebon.lodaya.web.id/?p=2219</guid>
		<description><![CDATA[INDRAMAYU - Satuan Narkoba Polres Indramayu berhasil membongkar sindakat pengedar narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba), di pesisir laut Blok Warakas, Desa/Kec. Patrol, Kab. Indramayu, Selasa (9/3). Dari enam tersangka warga Kab. Indramayu, petugas menyita 1 kg ganja kering siap edar.
Keenam tersangka adalah Nur (25) warga Desa Mekarsari, Kec. Patrol. Sud alias Ompong (26) dan EP [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>INDRAMAYU</strong> - Satuan Narkoba Polres Indramayu berhasil membongkar sindakat pengedar narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba), di pesisir laut Blok Warakas, Desa/Kec. Patrol, Kab. Indramayu, Selasa (9/3). Dari enam tersangka warga Kab. Indramayu, petugas menyita 1 kg ganja kering siap edar.<br />
Keenam tersangka adalah Nur (25) warga Desa Mekarsari, Kec. Patrol. Sud alias Ompong (26) dan EP alias Tete (26 ) warga Desa Cikedung Lor, Kec. Cikedung. US (48) warga Desa Sidamulya Kec. Bongas, serta Mau (23) dan SH (22) warga Desa Pranggong Kec. Arahan, Kab. Indramayu.<span id="more-2219"></span></p>
<p>Kapolres Indramayu AKBP Nasri Wiharto, S.I.K., didampingi Kasat Narkoba AKP Ansari Fuad, S.H., menjeklaskan, terbongkarnya sindikat pemasok ganja ini bermula diterimanya informasi dari warga, yang menyebutkan masih maraknya peredaran ganja di kalangan masyarakat. Beberapa hari usai menerima laporan, anggota Satuan Narkoba Polres setempat langsung melakukan penyelidikan.</p>
<p>Petugas yang menyamar sebagai pembeli berhasil memperoleh nomor handphone milik tersangka. Melalui pesan singkat polisi kepada salah satu tersangka, upaya transaksi mulai dilakukan yakni di pesisir laut di Blok Warakas Desa Patrol. Polisi yang menyamar sebagai pembeli berpura-pura memesan ganja dalam jumlah besar. Diduga tergiur tawaran pembelian, tersangka lalu menyetujui transaksi itu.</p>
<p>Tersangka baru mengetahui saat digerebek petugas yang sengaja bersembunyi di sekitar TKP. Akhirnya petugas berhasil mengamankan enam tersangka dari tempat yang berbeda. (udi)** (sumber:galamedia)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/6-pengedar-ganja-diamankan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Belasan Warga Terluka Akibat Tawuran</title>
		<link>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/belasan-warga-terluka-akibat-tawuran/</link>
		<comments>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/belasan-warga-terluka-akibat-tawuran/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 14:32:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincirebon</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://polwilcirebon.lodaya.web.id/?p=2225</guid>
		<description><![CDATA[SUMBER - Sejumlah rumah mengalami kerusakan dan belasan warga mengalami luka-luka, bahkan tiga orang di antaranya terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Jati Kota Cirebon, menyusul terjadinya tawuran antara kelompok pemuda Desa Purwawinangun, Kec. Suranenggala dengan kelompok pemuda dari Desa Sirnabaya, Kec. Gunung Jati, Kab. Cirebon, Minggu (7/3) dini hari antara pukul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBER</strong> - Sejumlah rumah mengalami kerusakan dan belasan warga mengalami luka-luka, bahkan tiga orang di antaranya terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Jati Kota Cirebon, menyusul terjadinya tawuran antara kelompok pemuda Desa Purwawinangun, Kec. Suranenggala dengan kelompok pemuda dari Desa Sirnabaya, Kec. Gunung Jati, Kab. Cirebon, Minggu (7/3) dini hari antara pukul 02.00 WIB hingga menjelang waktu subuh.<span id="more-2225"></span>Korban yang mengalami luka akibat terkena anak panah masing-masing Kuswandi (20) dan Kardaya (31) warga Desa Purwawinangun, Kec. Suranenggala, dan seorang lagi bernama Ronadi (30) menderita luka bacok akibat sabetan benda tajam. Meskipun bentrokan antarpemuda tersebut sudah bisa dihentikan, namun hingga Minggu (7/3) sore petugas dari Kepolisian Sektor (Polsek) Gunung Jati, Polsek Kapetakan dan Kepolisian Resor (Polres) Cirebon masih berjaga-jaga di lokasi kejadian.</p>
<p>Sampai dengan berita ini disusun penyebab terjadinya tawuran antarkelompok pemuda desa yang masih bertetangga tersebut masih belum jelas, petugas pun masih terus melakukan penyelidikan secara intensif. Beberapa warga dari kedua desa tersebut sempat diamankan untuk dimintai keterangan. Bahkan, sebanyak tiga warga di antaranya telah dijadikan tersangka karena diduga sebagai pemicu dan pelaku, namun petugas belum bersedia untuk menyebutkan nama.</p>
<p>“Atas terjadinya tawuran yang melibatkan kelompok pemuda di dua desa tersebut kami sudah meminta keterangan dari sejumlah warga. Tiga di antaranya telah dijadikan sebagai tersangka,” kata Waka Polres Cirebon, Komisaris Diki Budiman, S.Ik., M.H., yang dihubungi lewat telepon, Minggu (7/3) sore.</p>
<p>Sementara itu, Kasat Reskrim, Ajun Komisaris, Ferry Irawan menambahkan, sampai saat ini masih terus melakukan penyelidikan dan keterangan para saksi yang mengetahui terjadinya tawuran tersebut. “Kami masih melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi, dari hasil pemeriksaan itu nanti akan bisa ditemukan siapa-siapa pelakunya,” katanya.</p>
<p>Tawuran tersebut tidak hanya menggunakan batu, bata, kayu dan lainnya, namun, ada yang menggunakan senjata tajam berupa golok, celurit, pedang, panah dan sebagainya hingga selain mengakibatkan sejumlah rumah mengalami kerusakan juga menimbulkan korban luka parah yang harus dibawa ke rumah sakit.</p>
<p>Sampai saat ini aktivitas di kedua desa tersebut terganggu, mereka dicekam ketakutan. Banyak di antaranya yang sengaja mengosongkan rumah mereka untuk mengungsi ke rumah keluarga di luar desa tersebut. (A-146/das)*** (sumber:pikiranrakyat)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/belasan-warga-terluka-akibat-tawuran/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Lima Pasangan Kumpul Kebo Digelandang Polisi</title>
		<link>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/lima-pasangan-kumpul-kebo-digelandang-polisi/</link>
		<comments>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/lima-pasangan-kumpul-kebo-digelandang-polisi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 14:28:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincirebon</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://polwilcirebon.lodaya.web.id/?p=2222</guid>
		<description><![CDATA[CIREBON - Lima pasangan muda-mudi yang diduga hidup serumah tanpa ikatan pernikahan (kumpul kebo) digelandang ke Mapolresta Cirebon dalam razia terhadap rumah kos, Minggu (7/3) dinihari sekira pukul 1.00 WIB hingga pukul 3.00 WIB.
Dua pasangan dirazia di rumah kos di kawasan Jln. Kartini. Di rumah kos Jln. Arya Kiban, petugas gabungan berhasil menangkap tiga pasangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CIREBON</strong> - Lima pasangan muda-mudi yang diduga hidup serumah tanpa ikatan pernikahan (kumpul kebo) digelandang ke Mapolresta Cirebon dalam razia terhadap rumah kos, Minggu (7/3) dinihari sekira pukul 1.00 WIB hingga pukul 3.00 WIB.<br />
Dua pasangan dirazia di rumah kos di kawasan Jln. Kartini. Di rumah kos Jln. Arya Kiban, petugas gabungan berhasil menangkap tiga pasangan muda-mudi dalam satu kamar tanpa dilengkapi surat nikah. Karena tidak bisa menujukkan surat nikah mereka digelandang ke mobil patroli.<span id="more-2222"></span>Selain mengamankan lima pasang muda-muda yang tinggal sekamar tanpa surat nikah ini, operasi gabungan Polresta Cirebon dan Satpol PP dalam rangka pelaksanaan Operasi Aman Nusa 7 ini juga mengamankan beberapa orang yang kedapatan tengah pesta miras di kamar rumah kosnya.</p>
<p>Di rumah kos yang berlokasi di kawasan Jln. Diponegoro, petugas menjumpai dua pemuda yang terlihat sedang berpesta miras bersama seorang wanita dalam satu kamar. Ketiga orang tersebut kemudian di angkut ke atas mobil. Petugas gabungan juga mengamankan sembilan pemuda karena kedapatan sedang pesta miras. Mereka yang terjaring petugas kemudian digelandang ke Mapolresta Cirebon untuk selanjutnya didata dan diberikan pembinaan oleh petugas kepolisian.</p>
<p>Selain memeriksa identitas, polisi juga memeriksa seisi ruangan kamar termasuk barang penghuni kamar. Operasi gabungan tersebut memang berbeda dengan pelaksanaan operasi sebelumnya yang memfokuskan pada hotel dan juga kendaraan yang melintas. Operasi Aman 7 kali ini difokuskan pada penyisiran sejumlah kamar kos di beberapa daerah di Kota Cirebon.<br />
Razia yang dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polresta Cirebon, Komisaris Alferd Ramses Sianipar ini melibatkan sedikitnya 200 personel gabungan dari Polresta dan Satpol PP Kota Cirebon.</p>
<p>Kapolresta Cirebon, Ajun Komisaris Besar Ary Laksmana Wijaya melalui Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Komiaris Alferd Ramses Sianipar mengungkapkan, selain ditujukan untuk mencari kemungkinan anggota teroris, razia juga merupakan agenda rutin dalam rangka pelaksanaan Operasi Aman 7. (A-92/das)*** (sumber:pikiranrakyat)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/lima-pasangan-kumpul-kebo-digelandang-polisi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Teror Bom, Polresta Adakan Razia di Perbatasan</title>
		<link>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/antisipasi-teror-bom-polresta-adakan-razia-di-perbatasan/</link>
		<comments>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/antisipasi-teror-bom-polresta-adakan-razia-di-perbatasan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2010 10:54:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincirebon</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://polwilcirebon.lodaya.web.id/?p=2213</guid>
		<description><![CDATA[CIREBON- Sekitar 200 personil gabungan Satuan Reskrim, Samapta, Intelkam, Den Obvit dan Sat Lantas Polresta Cirebon dikerahkan untuk melakukan razia besar-besaran di perbatasan kota, tepatnya di Jl Raya Ciperna-Penggung, kemarin (3/3).
Razia dipimpin langsung Kabag Ops Kompol Alfred Ramses  Sianipar didampingi Kepala Detasemen Pengamanan Obyek Vital (Den Pam Obvit) AKP Yana Mulyana. Dalam melakukan razia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CIREBON</strong>- Sekitar 200 personil gabungan Satuan Reskrim, Samapta, Intelkam, Den Obvit dan Sat Lantas Polresta Cirebon dikerahkan untuk melakukan razia besar-besaran di perbatasan kota, tepatnya di Jl Raya Ciperna-Penggung, kemarin (3/3).<br />
Razia dipimpin langsung Kabag Ops Kompol Alfred Ramses  Sianipar didampingi Kepala Detasemen Pengamanan Obyek Vital (Den Pam Obvit) AKP Yana Mulyana. Dalam melakukan razia ini, petugas Polresta Cirebon menggunakan beberapa alat deteksi logam untuk memastikan dalam<span id="more-2213"></span>Menurut Kompol Alfred Ramses Sianipar, razia tersebut bertujuan untuk mencegah adanya para teroris dan bahan-bahan peledak yang masuk Kota Cirebon. “Operasi ini sasarannya adalah antisipasi aksi terorisme dan cipta kondisi jelang kunjungan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama ke Indonesia pada pertengahan bulan ini. Dengan operasi ini diharapkan peristiwa ancaman teror bom yang beberapa minggu ini terjadi di Kota Cirebon tak terulang kembali dan kondusivitas keamanan Cirebon tetap terjaga,” ujarnya.<br />
Masih menurut Ramses, operasi tersebut digelar secara rutin dengan lokasi yang berbeda. “Operasi bukan hanya dilakukan siang maupun malam hari, kami pun melaksanakan operasi Subuh. Selain terorisme, kami juga menggelar razia pemberantasan segala bentuk penyakit masyarakat yang ada di Kota Cirebon. Kami pun mengimbau masyarakat agar segera melapor ke polisi jika mencurigai segala sesuatu di lingkungan tempat tinggal masing-masing ,” imbuhnya. (rdh) kendaraan yang masuk ke Kota Cirebon tidak membawa bahan peledak atau bom.  Namun, operasi yang digelar selama hampir tiga jam tersebut petugas tidak menemukan adanya kendaraan yang diduga membawa bahan peledak juga tidak menemukan adanya kendaraan yang membawa senjata tajam dan benda mencurigakan lainnya.</p>
<p>Sumber : <a href="http://radarcirebon.com">radarcirebon.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/antisipasi-teror-bom-polresta-adakan-razia-di-perbatasan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Preman Jalanan Disapu Bersih</title>
		<link>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/preman-jalanan-disapu-bersih/</link>
		<comments>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/preman-jalanan-disapu-bersih/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2010 10:49:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincirebon</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://polwilcirebon.lodaya.web.id/?p=2210</guid>
		<description><![CDATA[MENJELANG kedatangan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, polisi sibuk mengadakan razia. Tak terkecuali di wilayah Cirebon. Polres Cirebon misalnya, menggelar razia dengan sasaran preman jalanan, kemarin (3/3).
OPERASI bersandi Aman Nusa 7 ini diadakan di sejumlah lokasi keramaian di Kabupaten Cirebon. Kegiatan dipimpin Kaur Binops Reksrim Polres Cirebon, Iptu Sudarman. Polisi berhasil mengamankan puluhan preman, pemarkir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MENJELANG</strong> kedatangan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, polisi sibuk mengadakan razia. Tak terkecuali di wilayah Cirebon. Polres Cirebon misalnya, menggelar razia dengan sasaran preman jalanan, kemarin (3/3).<br />
OPERASI bersandi Aman Nusa 7 ini diadakan di sejumlah lokasi keramaian di Kabupaten Cirebon. Kegiatan dipimpin Kaur Binops Reksrim Polres Cirebon, Iptu Sudarman. Polisi berhasil mengamankan puluhan preman, pemarkir liar, calo, anak jalanan dan para pengamen.<span id="more-2210"></span>Menurut Kabag Bina Mitra Polres Cirebon, Kompol Fahruddin melalui Kasat Reskrim AKP Ferri Irawan, razia Aman Nusa 7 digelar secara serentak. “Ini merupakan operasi kejahatan jalanan dengan sasaran orang-orang di jalanan yang suka meresahkan masyarakat seperti para preman, calo penumpang mobil, pengamen yang suka memaksa, tukang parkir liar dan anak jalanan,” jelasnya.</p>
<p>Dikatakan Ferri, operasi itu dilaksanakan di Palimanan, Gunung Jati, Depok, Pangenan, Mundu, Lemahabang, Kedawung, Weru, Dukupuntang dan lainnya. ”Dari razia kali ini, kita mengamankan sedikitnya 57 orang preman, calo, pengamen, tukang parkir dan anak jalanan. Ini namanya cipta kondisi menjelang kedatangan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama.<br />
Sebelumnya, razia serupa juga dilakukan petugas gabungan dari Polresta Cirebon. Operasi yang dipimpin langsung Kapolresta Cirebon AKBP Ir Ary Laksmana Wijaya didampingi perwira pengawas (pawas) AKP Suwondo SH, melibatkan 100 personil petugas gabungan di lingkungan Polresta Cirebon dengan menyisir seluruh kawasan di dalam Kota Cirebon yang dianggap rawan aksi preman jalanan.<br />
Pantauan Radar, beberapa titik rawan preman yang terkena razia antara lain Jl Rajawali, Jl Siliwangi, Jl Kapten Samadikun, Jl Sisingamangaraja, Jl Kesunean, terminal bayangan di Jl Pegambiran, Stasiun Kejaksan dan Stasiun Parujakan, Terminal Harjamukti serta Terminal Dukuhsemar.<br />
Hasil penyisiran tersebut, polisi berhasil menjaring 31 orang.<br />
Mereka yang terjaring langsung dinaikan ke truk Dalmas Sat Samapta lalu dibawa ke Mapolresta Cirebon guna didata dan diberikan pembinaan. “Mereka tak akan ditahan. Tetapi kami beri pengarahan mengenai tindakan-tindakan mereka yang melanggar hukum agar mereka tahu apa kesalahannya. Diharapkan mereka tak mengulangi tindakannya itu. Operasi Aman Nusa 7 ini merupakan operasi khusus persiapan menyambut kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama ke Indonesia,” jelas Ary. (*)</p>
<p>Sumber : <a href="http://radarcirebon.com ">radarcirebon.com </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/preman-jalanan-disapu-bersih/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pelaku Bom Diduga Orang Lokal</title>
		<link>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/pelaku-bom-diduga-orang-lokal/</link>
		<comments>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/pelaku-bom-diduga-orang-lokal/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 10:48:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincirebon</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://polwilcirebon.lodaya.web.id/?p=2198</guid>
		<description><![CDATA[CIREBON – Polres Kota Cirebon mensinyalir pelaku yang menyimpan bom rakitan di Masjid Agung Sang Ciptarasa,Keraton Kasepuhan,Kota Cirebon,merupakan orang lokal yang tidak setuju dengan upacara Panjang Jimat(pelal).“Hasil penyelidikan sementara, kami menduga modus penyimpanan bom ini terkait isu lokal.Bisa saja itu dilakukan orang yang tidak suka dengan pelal dalam rangka puncak perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CIREBON</strong> – Polres Kota Cirebon mensinyalir pelaku yang menyimpan bom rakitan di Masjid Agung Sang Ciptarasa,Keraton Kasepuhan,Kota Cirebon,merupakan orang lokal yang tidak setuju dengan upacara Panjang Jimat(pelal).<span id="more-2198"></span>“Hasil penyelidikan sementara, kami menduga modus penyimpanan bom ini terkait isu lokal.Bisa saja itu dilakukan orang yang tidak suka dengan pelal dalam rangka puncak perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Keraton Kasepuhan,” kata Kepala Polres Kota Cirebon AKBP Ary Laksmana kemarin. Menurut dia, tindakan pelaku yang tergolong belum profesional ini bertujuan membakar masjid. Itu terindikasi dari berbagai perangkat bom rakitan yang memiliki ekses ledakan berupa semburan api. Pelaku masih menggunakan cara-cara tradisional dalam menyimpan bom.</p>
<p>Dia mengatakan, indikasi adanya motif ketidaksukaan terhadap panjang jimat terlihat dari metode dan target pelaku yang terkesan ingin membakar masjid saat prosesi panjang jimat. Kapolres menyatakan modus yang dipraktikkan pelaku merupakan kasus teror bom pertama kali di Indonesia.“Jika dilihat dari rangkaian bom rakitan yang disimpan pelaku, metodenya masih tradisional atau tidak profesional. Rangkaian bom rakitan ini dibuat tidak sempurna, terkait adanya timer, bisa saja pelaku belajar,”sebutnya. Saat ditanya perkembangan penyelidikan terhadap pelaku, saat ini pihaknya sudah meminta keterangan delapan saksi.</p>
<p>Bahkan, sudah ada benang merah yang mengarah kepada pelaku yang sengaja menyimpan bom rakitan tersebut.“ Kami memang sudah mencurigai pelaku, hal ini masih terus kami dalami,”ujar Ary. Ditanya siapa saja yang sudah diperiksa, Ary enggan membeberkan secara detail.Menurut dia,jika pelakusudahditemukan, pihaknya bakal terbuka dalam memberikan informasi terkait perkembangan hasil pemeriksaan dan penyelidikan. Seperti diberitakan, sebuah rangkaian bom rakitan berkekuatan low explosive ditemukan dalam kondisi siap ledak di dalam Masjid Agung Sang Ciptarasa, Keraton Kasepuhan, Cirebon, Sabtu (27/2).<br />
(sumber:seputarindonesia)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/pelaku-bom-diduga-orang-lokal/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Motor Bising di Kuningan Bakal Dirazia</title>
		<link>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/motor-bising-di-kuningan-bakal-dirazia/</link>
		<comments>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/motor-bising-di-kuningan-bakal-dirazia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Mar 2010 10:53:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincirebon</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://polwilcirebon.lodaya.web.id/?p=2205</guid>
		<description><![CDATA[KUNINGAN - Tim Satuan Lalu-lintas Polisi Resor Kuningan bakal menggelar operasi ketertiban lalu-lintas (Tib Lantas), dengan sasaran setiap sepedamotor yang menggunakan kenalpot bising bakal dikandangkan, karena dinilai sangat mengganggu ketentraman masyarakat.  Kapolres Kuningan Ajun Komisaris Besar Dra. Yoyoh Indayah, didampingi Kepala Satuan Lalu-lintas (Kasatlantas), Ajun Komisaris Komarna, menjelaskan kepada “PRLM”, Minggu (28/2), operasi Tiblantas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUNINGAN</strong> - Tim Satuan Lalu-lintas Polisi Resor Kuningan bakal menggelar operasi ketertiban lalu-lintas (Tib Lantas), dengan sasaran setiap sepedamotor yang menggunakan kenalpot bising bakal dikandangkan, karena dinilai sangat mengganggu ketentraman masyarakat.  Kapolres Kuningan Ajun Komisaris Besar Dra. Yoyoh Indayah, didampingi Kepala Satuan Lalu-lintas (Kasatlantas), Ajun Komisaris Komarna, menjelaskan kepada “PRLM”, Minggu (28/2), operasi Tiblantas selain merupakan<span id="more-2205"></span> program Satlantas Polres Kuningan yang dilakukan setiap periodik, juga berdasarkan tuntutan masyarakat terutama untuk menertibkan sepedamotor yang menggunakan kenalpot bising.  “Kami akan memprioritaskan kepentingan umum dalam menciptakan rasa aman di tengah kehidupan masyarakat, termasuk menertibakan sepedamotor yang menggunakan kenalpot bising karena dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat,” tutur Kapolres Yoyoh yang dijelaskan Kasatlantas Komarna.  Pada operasi Tiblantas yang menurut rencana akan digelar pada Maret ini, kata Komarna, juga akan mulai melakukan tindakan terhadap para pengendara sepedamotor yang tidak menyalakan lampu saat jalan dan tidak menggunakan helm berstandar nasional Indonesia (SNI). Operasi bakal digelar dengan sasaran kendaraan bermotor baik sepada motor maupun mobil yang melintas di ruas Jl. Siliwangi Kuningan kota.  “Sepedamotor yang kedapatan menggunakan kenalpot bising, bakal dikandangkan dan dibawa ke Markas Polres. Mereka baru bisa mengambil lagi sepedamotornya, setelah kenalpotnya diganti dengan kenalpot aslinya. Hal ini sudah kami sosialisasikan baik ke setiap sekolah maupun ke pangkalan ojek,” papar Kasatlantas Komarna. (A-164/A-26).*** (sumber;pikiranrakyat)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/motor-bising-di-kuningan-bakal-dirazia/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Belasan Pasangan Mesum Dirazia</title>
		<link>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/belasan-pasangan-mesum-dirazia/</link>
		<comments>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/belasan-pasangan-mesum-dirazia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Mar 2010 10:51:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincirebon</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://polwilcirebon.lodaya.web.id/?p=2203</guid>
		<description><![CDATA[INDRAMAYU - Satuan Samapta Polres Indramayu merazia hotel dan lokalisasi prostitusi, Minggu (28/2) dini hari WIB. Polisi berhasil menjaring belasan pasangan mesum dari sejumlah hotel dan penginapan, serta 5 wanita penjaja seks komersial (PSK) yang sedang mangkal menunggu pria hidung belang. Mereka selanjutnya digiring ke Mapolres Indramayu, untuk didata.Saat melakukan operasi pekat di sejumlah hotel [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>INDRAMAYU</strong> - Satuan Samapta Polres Indramayu merazia hotel dan lokalisasi prostitusi, Minggu (28/2) dini hari WIB. Polisi berhasil menjaring belasan pasangan mesum dari sejumlah hotel dan penginapan, serta 5 wanita penjaja seks komersial (PSK) yang sedang mangkal menunggu pria hidung belang. Mereka selanjutnya digiring ke Mapolres Indramayu, untuk didata.<span id="more-2203"></span>Saat melakukan operasi pekat di sejumlah hotel seperti hotel ‘Gar’, hotel ‘Ang’, penginapan ‘RK’, dan tempat lokalisasi yang berada di Kec. Indramayu, Sukra dan Haurgeulis, petugas berhasil mendapati pasangan mesum yang kepergok sedang berada di kamar, tanpa dilengkapi surat-surat yang sah. Bahkan kartu tanda penduduknya (KTP) yang mereka miliki pun berlainan daerah.</p>
<p>Dari hotel “Gar” Kec. Indramayu petugas mengamankan 7 pasangan mesum yang bukan suami istri dan merazia sejumlah warung remang-remang (warem). Di sini polisi mengamankan 5 PSK yang sedang melayani lelaki hidung belang.</p>
<p>Razia bocor</p>
<p>Menurut informasi, razia yang menggunakan 3 kendaraan roda empat ini diduga bocor karena, sejumlah lokalisasi yang disinyalir sebagai tempat mangkalnya PSK untuk pemuas para hidung belang, tutup. Meski begitu, petugas langsung menyisir wilayah Kab. Indramayu barat dan berhasil mengamankan beberapa pasangan mesum dan PSK.</p>
<p>Kapolres Indramayu AKBP Nasri Wiharto, S.I.K., melalui Kasat Pamapta, AKP M. Pardede, S.H., kepada “GM”, mengatakan, operasi pekat akan dilaksanakan secara rutin untuk menjaga ketertiban dan keamanan. (udi)** (sumber:galamedia)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/belasan-pasangan-mesum-dirazia/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tim Densus 88 Diturunkan ke Cirebon</title>
		<link>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/2201/</link>
		<comments>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/2201/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Mar 2010 10:50:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincirebon</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://polwilcirebon.lodaya.web.id/2201/</guid>
		<description><![CDATA[CIREBON – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88Antiteror Polda Jawa Barat diturunkan ke Cirebon.Mereka datang menyusul penemuan bom rakitanaktif di Masjid Agung Sang Ciptarasa,Keraton Kasepuhan,Cirebon,Sabtu (27/2) lalu.Berdasarkan informasi yang berhasildihimpun, tim Densus 88 PoldaJabar mendatangi Kota Cirebon,Sabtu petang lalu.Tim Densusdidatangkan untuk memberikanbantuan pengamanan dan penyelidikanterkait penemuan bomyang gagal meledak.Kabid Humas Polda Jabar KombesPol Dade Ahmad saat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CIREBON</strong> – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88Antiteror Polda Jawa Barat diturunkan ke Cirebon.Mereka datang menyusul penemuan bom rakitanaktif di Masjid Agung Sang Ciptarasa,Keraton Kasepuhan,Cirebon,Sabtu (27/2) lalu.<span id="more-2201"></span>Berdasarkan informasi yang berhasildihimpun, tim Densus 88 PoldaJabar mendatangi Kota Cirebon,Sabtu petang lalu.Tim Densusdidatangkan untuk memberikanbantuan pengamanan dan penyelidikanterkait penemuan bomyang gagal meledak.Kabid Humas Polda Jabar KombesPol Dade Ahmad saat dikonfirmasimengaku,dalam penanganankasus penemuan bom ini,Polda Jabarmengambil alih khusus untukpenyidikan keberadaan bahan peledak.Tetapi, untuk penanganankasusnya tetap dilakukan jajaranPolres Kota Cirebon.“Memang untukpenanganan keberadaan bomlangsung dilakukan Polda Jabar.Tapi, untuk kasusnya tetap ditanganiPolres Kota Cirebon,” tegasDade.</p>
<p>Sementara itu, WakapolresKota Cirebon Kompol Indarto saatdikonfirmasi mengonfirmasikanbantuan dari Tim Densus 88 PoldaJabar. Dia mengaku, tim hanyamembantu proses penyelidikanterkait penemuan bom tersebut.“Tim Densus 88 Polda Jabar memangditurunkan ke Cirebon.Tetapi,sifatnya hanya mem-back up petugaskami di Cirebon.Saat ini,timdan petugas dari Polres Kota Cirebonsedang melakukan penyelidikan,”papar Indarto.</p>
<p>Menurut Indarto, hingga saatini pihaknya masih melakukan pengembangandan belum menemukanatau mencurigai pelaku yangmenyimpan bom di dalam masjiditu. Hanya saja, dia menegaskan,aktivitas di lokasi kejadian sudahdianggap aman.Kapolres Kota Cirebon AKBPAry Laksmana saat dikonfirmasimengaku, pelaku diduga merupakansindikat baru. Sebab, dilihatdari motifnya sangat jauh berbedadengan aksi teror bom yang sebelumnyaditemukan.“Jika dilihat dari motifnya, kamimenduga pelaku merupakanpemain baru. Biasanya, modus terorbom menggunakan bahan peledakjenis C4, potasium, dan pecahanbesi.</p>
<p>Tapi ini sangat jauh berbeda,bahan-bahannya menggunakanpeledak petasan, pecahanbeling, dan targetnya pun di dalammasjid.Tetapi, untuk memastikannyakami tetap menyelidikilebih lanjut,”tegas Ary.Sementara itu, pascapenemuanbom,aktivitas di area MasjidAgung Sang Ciptarasa siang kemarinsudah terlihat normal, setelahpetugas membuka garis polisi.Tetapi, pengamanan yang dilakukanDKM Masjid lebih ketat dibandingsebelumnya. Saat ini, setiappengunjung sudah tidak dapatlagi bermalam di area masjid.Bahkan,jika ada pengunjung yang dicurigai,petugas masjid tidak segan-segan mencatat identitasnya.</p>
<p>“Sejak kemarin sore, kondisimasjid sudah dinyatakan aman.Namun, kami tetap mewaspadaikejadian serupa dengan memperketataturan pengunjung,” papar Hasan,pengurus masjid setempat.Seperti diberitakan sebelumnya,sebuah rangkaian bom rakitanberkekuatan low explosive ditemukandalam kondisi siap diledakkandi dalam Masjid Agung Sang CiptarasaKeraton Kasepuhan, Cirebon,Sabtu (27/2).</p>
<p>Bom diduga bakal diledakkan pada malam puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad bertepatan dengan prosesi ritualpanjang jimatyang digelar KeratonKasepuhan di Area Keraton danMasjid Sang Ciptarasa.(tantan sulthon)<br />
(sumber:seputarindonesia)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://polwilcirebon.lodaya.web.id/2201/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
